Harus Melakukan Sujud yang Satu Ini Kalau Lupa


Assalamu'alaikum wr. wb.

Selamaat pagi, kali ini admin mau bagiin postingan tentang sujud sahwi nih, sujud yang dilakukan ketika kita lupa atau ragu pada saat sholat. Pasti ada dong yang pernah mengalami itu, langsung aja deh ke materi.

Sujud Sahwi

Sujud karena Lupa

     Rasulullah SAW. pernah kelupaan dalam shalatnya, maka beliau bersujud dua sujud.
Disebagian kelupaannya, beliau sujud sebelum salam dan sebagian kelupaannya lagi beliau bersujud sesudah salam.
  1. Rasulullah SAW. pernah meninggalkan tasyahud awal pada shalat dzuhur, maka beliau bersujud diakhir tasyahud kedua sebelum salam dengan bertakbir pada tiap-tiap sujud.
  2. Rasulullah SAW. pernah bersalam disalah satu shalat dzuhur, atau shalat ashar sebelum sempurna shalatnya (diraka'at yang kedua). Sesudah berkata-kata, beliau bangun menyempurnakan shalat itu, kemudian beliau bersujud dua kali sesudah salam dengan bertakbir.
  3. Rasululllah SAW. pernah bersalam sebelum sempurna shalat satu raka'at lagi. Sesudah diingatkan oleh orang yang berada disampingnya, maka beliau masuk lagi ke masjid. Sesudah Bilal beriqamat, lalu beliau bershalat satu raka'at lagi. Sesudah salam, beliau bersujud.
  4. Rasulullah SAW. pernah bershalat dzuhur lima raka'at, maka beliau bersujud sesudah salam.
  5. Rasulullah SAW. pernah bershalat ashar tiga raka'at. Sesudah beliau masuk ke rumahnya, beliau diingtkan. Maka beliaupun keluar lagi ke mesjid mengerjakan satu raka'at lagi, dan lalu beliau bersujud sesudah salam.
Sujud karena Ragu
Diberitakan oleh 'Abdur Rahman ibn 'Auf RA.:

سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللّٰهِ يَقُوْلُ ٬ إِذَاشَكَّ أَحَدُكُمْ فَلَمْ يَدْرِ ٬ أَوَا حِدَةً صَلَّى أَمْ ثِنْتَيْنِ فَلْيَجْعَلْهَا وَاحِدَةً ٬ وَاِذَالَمْ يَدْرِ أَثِنْتَيْنِ صَلَّى أَمْ ثَلَاثًافَلْيَجْعَلْهَا ثِنْتَيْنِ ٠ وَاِذَالَمْ يَدْرِأَثَلَاثًا صَلَّى أَمْ أَرْبَعًا فَلْيَجْعَلْهَا ثَلَاثًا ثُمَّ يَسْجُدُ إِذَافَرَغَ مِنْ صَلَاتِهِ وَهُوَجَالِسٌ قَبْلَ أَنْ يُسَلِّمَ سَجْدَتَيْنِ ٠     

Artinya : "Aku mendengar Rasulullah SAW. berkata : "Apabila ragu seseorang kamu, maka ia tidak mengetahui: apakah baru seraka'at ia bershalat atau telah dua, hendaklah ia jadikannya satu raka'at sahaja. Dan apabila ia tak mengetahui lagi, apakah baru dua raka'at ia bershalat atau tiga, hendaklah ia jadikan dia dua raka'at sahaja. Dan apabila ia tidak mengetahui lagi: apakah baru tiga raka'at ia shalat atau telah empat, hendaklah ia jadikan tiga raka'at sahaja. Kemudian apabila telah selesai shalat ia bersujud dua sujud dalam keadaan dudu sebelum salam." (H.R. Ahmad; Subulus Salam I : 282)
Diberitakan oleh Ibnu Mas'ud RA., ujarnya :
قَالَ النَّبِيُّ صلعم : إِذَاشَكَّ أَحَدُكُمْ فِى صَلَاتِهِ فَلْيَتَحَرَّا لصَّوَابَ فَلْيُتِمَّ عَلَيْهِ ثُمَّ لِيُسَلِّمْ ثُمَّ يَسْجُدْ سَجْدَتَيْنِ ٠

Artinya: "Nabi SAW. bersabda : "Apabila salah seorang kamu ragu di dalam shalat, maka hendaklah berusaha benar-benar mencahari yang lebih benar (dari shalatnya) dan hendaklah ia menyempurnakan shalatnya itu atas nya (atas yang benar), kemudian ia bersalam. Dan sesudah itu, ia bersujud dua sujud." (H.R. Al-Bukhary Muslim; Subulus Salam I : 282).

     Maka apabila kita meninggalkan sesuatu yang seharusnya tidak ditinggalkan di dalam shalat, hendaklah kita bersujud dengan dua sujud, untuk menutupi kekurangan (kealpaan) itu.
    Sujud yang dua ini boleh dilakukan di dalam shalat, dan boleh di luarnya jika kelupaan itu tidak bersamaan dengan kelupaan Rasulullah SAW. (yang telah diterangkan).
     Demikian natijah yang kita peroleh sesudah ditinjau masalah ini dalam segla madzhab.
    Adapun di tempat-tempat yang ada nash (tegasnya, di lima tempat yang telah diterangkan diatas ini), hendaklah dilakukan menurut perbuatan Rasulullah SAW. sendiri.
    Jika sujud sahwi itu dilakukan sesudah salam, maka kaifiat sujud itu, ialah bertakbir lalu bersujud dua kali, sesudah itu bertasyahud dan sesudah itu bersalam.

Sujud karena Meninggalkan Sesuatu Sunnat
    Disukai kita bersujud karena meninggalkan sesuatu sunnat yang disunatkan, baik yang dinamai hai-ah, maupun yang dinamai ab'adl, karena mengingat hadits :
لِكُلِّ سَهْوِ سَجْدَتَانِ ٠

Artinya: "Bagi tiap-tiap ke lupaan itu, dua sujud." (H.R. Abu Daud dari Tsauban;Subulus Salam I : 285).
     Dan tak ada keterangan atas disyari'atkan sujud lantaran meninggalkan sunnat-sunnat ab'adl sahaja. Tidak ada perbedaan antara yang dinamai hai-ah dengan yang dinamai ab'adl. Kedua-dua disunnatkan. Orang yang mengatakan : ada perbedaan antara keduanya, diharuskan membawa dalil.
    Apabila imam bersujud sahwi hendaklah makmum mengikutinya.
semoga bermanfaat

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Unknown

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram